Saya nggak bisa nulis dengan isi yang berat2 gaess, karena rindu untuk istri saya yang sedang "mbobot" juga sudah berat.. 😋😋 saya nggak akan sanggup.!! 😆
Coretan ini pada khususnya untuk keluarga, tetangga2 saya, teman2 jomblo maupun yang sudah laku di Desa Kalidesel ~ Wonosobo yang sedang galau untuk memilih kades, dan untuk rakyat Indonesia Raya pada umumnya.
Pilkades (Pemilihan Kepala Desa) bukan (Pil Kadas Dan Depresi) yaa.. sudah semakin dekat (Insya Alloh bulan Desember ijab qabulnya). Tentu saja sudah terlihat manuver dari calon petahana yang akan kembali mencalonkan diri dan calon2 baru yang sudah bersiap-siap pasang muka semanis-manisnya di depan warga. Kesempatan kalian gaess, buat minta traktiran rokok dan kopi, pasti di kabulin..
Kamis, 15 November 2018
Jumat, 24 Februari 2017
Antara Bakti Kepada Ibu dan Poligami ^_^
Percakapan antara Ayah dan Anak sepulang sholat Jum'at.
Ayah : Nak, tadi dengerin khotbahnya kan?
Anak : Dengerin dong Yah...
Ayah : Sekarang Ayah tes, sebagai anak harus berbakti pada siapa?
Anak : Ibu...
Ayah : Kemudian siapa lagi?
Anak : Ibu...
Ayah : OK, selanjutnya siapa?
Anak : Ibu...
Ayah : Bagus, abis itu siapa?
Anak : Ayah....
Ayah : Pinter, jadi Ibunya ada berapa tadi?
Ayah : Nak, tadi dengerin khotbahnya kan?
Anak : Dengerin dong Yah...
Ayah : Sekarang Ayah tes, sebagai anak harus berbakti pada siapa?
Anak : Ibu...
Ayah : Kemudian siapa lagi?
Anak : Ibu...
Ayah : OK, selanjutnya siapa?
Anak : Ibu...
Ayah : Bagus, abis itu siapa?
Anak : Ayah....
Ayah : Pinter, jadi Ibunya ada berapa tadi?
Senin, 21 November 2016
Ngatasin Cicak yang Bikin Baper ^_^
Aku lagi sebel banget sama cicak bro... Bayangin aja, tiap pagi mo sarapan di meja udah bertebaran eek cicak. Jadi hilang mood mo sarapan kan??! dan aku nggak habis pikir, kenapa eek cicak ujungnya mesti ada putih2-nya, ini yang bikin baper bro.. hadehh .. ~_~)
Udah pernah juga suatu malam, aku tawur melawan cicak. Aku bawa senjata karet gelang, aku tembakin tuh cicak2 yang pada merayap di dinding. Tetep aja mereka nggak mau kalah, yang ada mereka tambah ngamuk. Sampai-sampai tutup rice-cooker aku ikut di eek-in.
Memang sih cicak ada manfaatnya juga, mereka kan makan serangga yang kecil2, kayak nyamuk, laron dan apa itu yang suka banget ngincer lampu kalo malam2 bro?? Jadi kita nggak usah repot2 beli anti nyamuk kan? Tapi kalo udah ketiban eeknya, ampun deh..!!
Udah pernah juga suatu malam, aku tawur melawan cicak. Aku bawa senjata karet gelang, aku tembakin tuh cicak2 yang pada merayap di dinding. Tetep aja mereka nggak mau kalah, yang ada mereka tambah ngamuk. Sampai-sampai tutup rice-cooker aku ikut di eek-in.
Memang sih cicak ada manfaatnya juga, mereka kan makan serangga yang kecil2, kayak nyamuk, laron dan apa itu yang suka banget ngincer lampu kalo malam2 bro?? Jadi kita nggak usah repot2 beli anti nyamuk kan? Tapi kalo udah ketiban eeknya, ampun deh..!!
Sabtu, 12 Maret 2016
Uniknya Bahasa Malaysia...^_^
Dulu, waktu pertama kali akan bekerja di Malaysia, aku sempat bingung gimana nanti cara percakapan sehari-hari di sana. Dari cerita temen-temen, ngomongnya katanya nggak jauh beda dengan bahasa Indonesia, cuma ada perbedaan akhiran vokal "a" diucapkan "e", contohnya "siapa?" diucapkan "siape?" dan kosakata melayu yang diadopsi dari bahasa Inggris. Misalnya kata benda "ban", di Malaysia adalah "tayar" yang diucapkan dari bahasa Inggris yaitu "tire".
Ketika sampai disini, bulan-bulan pertama adalah hal yang cukup membingungkan, meskipun banyak perkataan yang sama dengan bahasa Indonesia, namun dari dialek, kosakata dan cara pengucapannya awalnya cukup susah dipraktekkan. Seperti huruf "r" disini diucapkan tidak jelas, misalnya kata "ekor" diucapkan "eko". Sop buntut/sop ekor, jadinya "sup eko", he... lucu ya??!
Dan setelah cukup lama di sini, sekarang aku cukup fasih berbahasa Siti Nurhaliza & Upin-Ipin..! Ojo diguyu dholl..!!^_^
Ketika sampai disini, bulan-bulan pertama adalah hal yang cukup membingungkan, meskipun banyak perkataan yang sama dengan bahasa Indonesia, namun dari dialek, kosakata dan cara pengucapannya awalnya cukup susah dipraktekkan. Seperti huruf "r" disini diucapkan tidak jelas, misalnya kata "ekor" diucapkan "eko". Sop buntut/sop ekor, jadinya "sup eko", he... lucu ya??!
Dan setelah cukup lama di sini, sekarang aku cukup fasih berbahasa Siti Nurhaliza & Upin-Ipin..! Ojo diguyu dholl..!!^_^
Langganan:
Postingan (Atom)
